Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

03/12/19

Journey to Palembang


MUSEUM BAYT AKBAR ALQUR’AN
Pagi ini destinasi wisata kami adalah Museum Bayt Akbar Alqur’an yang ada di Jalan M. Amin Fauzi, Soak Bujang, Rt 03/01, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

29/11/19

Journey to Palembang


PULAU KEMARO
(Legenda Kisah Cinta Sejati)

"Sanggupkah aku membuktikan  cinta sejatiku 
seperti halnya cinta Siti Fatimah terhadap Tan Bun An ?

25/11/19

Journey to Semarang



OLD CITY 3D ART MUSEUM



Minggu pagi ini  tanggal 17 November 2019 kami bergegas  check out dari sebuah hostel di jalan Lemah Gempal Semarang Selatan menuju hotel di jalan Pemuda Semarang Tengah. Kami pindah karena kamar mandi yang di hostel berada di luar kamar. Selain itu ternyata Widya mendapatkan harga diskon yang lumayan besar untuk hotel yang satunya. Hotelnya juga termasuk hotel besar dengan berbagai fasilitas. Yang utamanya adalah hotel ini tidak jauh dari mal Paragon dan berada ditengah kota Semarang. Meskipun aku pulang ke Jakarta malam ini juga dan tidak ikut menikmati tidur di hotel merbabu ini, tapi aku ikut senang karena teman-teman mendapatkan hotel yang lumayan bagus. Hanya Widya, Sukma dan pak Toni yang masih extend di Semarang ini. 
Journey to Semarang

LAWANG SEWU


                       photo by Widya

Sore hari itu dengan tergesa-gesa aku menyusuri jalan Pandanaran bersama Widya. Tujuan kami adalah gedung Lawang Sewu yang berada di jalan Pemuda, Sekayu kota Semarang. Sebenarnya aku sudah merasa sangat letih sekali setelah seharian kami bermain di Old City 3D Art Museum dan  mengunjungi 5 masjid tua dan terbesar di Jawa Tengah. Namun apa boleh buat, rasa penasaranku terhadap Lawang Sewu memberi energi baru bagi keletihan tubuhku. Kata orang-orang, tanggung sudah kepalang di Semarang, masa iya gak mampir ke Lawang Sewu, salah satu ikon pariwisata kota Semarang yang sudah dikenal seantero negeri. Selain itu pula, mbak Sukma dan suaminya, pak Tony sudah menunggu kami di Lawang Sewu.

29/09/19

Journey to Malang

PASIR BERBISIK

A whisper stepped me
through the sand,
just walk...
no destiny...
solitaire...
A whispering sand,
so gently.


Aku menyusuri jalan ditengah-tengah gurun pasir, tanpa tujuan. Sepanjang mata memandang hanya pasir berwarna keabuan yang terlihat. Tidak ada siapapun yang tampak. Tapi tahukah kalian? Aku tidak sendiri meski terlihat seperti seorang diri. Ada yang berbisik di telingaku. Begitu lembut suaranya. Tak pernah aku mendengar suara berbisik yang selembut ini sebelumnya. Bisikan itu membuaiku hingga langkahku semakin jauh menuju garis cakrawala tak bertepi.

22/09/19

Journey to Turki

REMEDIAL NAIK BALON


Pagi hari pukul 6.30 bis yang kami tumpangi dari Denizli tiba di Goreme. Hanya kami berlima saja yang di turunkan di terminal bis Goreme. Penumpang yang lainnya masih melanjutkan perjalanan ke terminal bis berikutnya.

20/09/19

Journey to Malang

MURAL DI KAMPUNG TRIDI



Pagi itu sekitar pukul 08.00 pagi kereta api Matarmaja tiba di stasiun Malang. Aku bergegas membuka ponselku dan mulai mencari sebuah nama di whatsapp. Mas Devi.
Tut.....tut.....tut.....klek.
“Assalamualaikum, mas Devi. Ini Vetty” sapaku di ponsel.
“Walaikum salam mbak Vetty. Sudah sampai mana keretanya?”
“Sudah sampai stasiun mas. Ini lagi nurunin koper. Mas nunggu di mana?” tanyaku.
“Pas di pintu keluar ya mbak. Mbak pake baju apa?”
"Aku memakai hijab putih.” Jawabku
"Baik, mb.”
“Ok.” Aku mengakhiri pembicaraan.

14/09/19

Journey to Vietnam

GET LOST IN THE DESERT


Sebuah jeep hijau tentara tiba di rumah makan. Seorang pemuda usia 30 tahun-an turun dari jeep dan masuk menemui lelaki pemilik rumah makan. Aku menghentikan percakapanku dengan Eri dan memperhatikan pemuda tersebut. Semoga saja ini jeep tour kami, kataku dalam hati. Hari sudah hampir pukul 2 siang. Rumah makan sudah sepi dari para penumpang yang tadi pergi bersama kami satu bis. Mereka sudah menuju lokasi wisata Mui Ne. Hanya kami saja berempat yang masih tertinggal di sini.

13/09/19

Journey to Vietnam

MAIN BECEK DI FAIRY STREAM


Jeep mulai melaju di jalanan yang terlihat sepi. Tidak banyak kendaraan yang lalu lalang. Meski begitu banyak terdapat belokan tajam dan berliku. Mada terlihat sudah biasa dengan medan seperti ini. Tempat wisata yang pertama kami kunjungi adalah Fairy Stream. Terus terang saja, aku belum ada gambaran seperti apa tempat wisata ini.

12/09/19

Journey to Vietnam

THE BEDS IN THE BUS


Hari ini hari ke-3 di Vietnam. Selesai shalat subuh kami bersiap turun ke lobi di lantai satu dan melakukan check out dari hotel pagi ini. Koper sudah di packing dari semalam dan siap dititipkan di lobi hotel. Tidak berapa lama menunggu, seorang wanita datang menjemput kami.

11/09/19

Journey to Vietnam

GUNAKAN ‘MATA BARU’-MU, TEMAN



Pada bulan Juli 2017 pesawat yang aku tumpangi mendarat di bandara internasional Tansonhat, Ho Chi Minh, Vietnam pada keesokan harinya setelah hari sebelumnya transit terlebih dahulu di bandara internasional Changi, Singapura. Tak banyak kegiatan yang aku dan teman-teman lakukan di bandara Changi selain hanya menunggu datangnya pagi karena pesawat mendarat di bandara Changi sudah hampir tengah malam yaitu pukul 22.35 waktu setempat dan lepas landas menuju Ho Chi Minh enam jam kemudian.

07/09/19

Journey to Turkey

KEBAIKAN ITU VIRUS LOO !!!


Pagi ini selesai sarapan aku check out dari hotel di Selçuk setelah seharian kemarin aku mengunjungi Ephesus, tempat wisata yang penuh dengan nuansa histori dan budaya. Tujuanku selanjutnya adalah kota Denizli setelah nantinya aku akan mampir di Pamukkale.

06/09/19

Journey to Turkey

WE ARE BROTHERS


"Turki adalah salah satu negara besar di kawasan Eurasia. Jadi wilayahnya ada yang berada di benua Eropa dan benua Asia. Salah satu wilayah atau tempat yang ada di benua Asia adalah Anadolu Kavagi."

Hari ini adalah jadwalku ikut tour Bhospourus yang dimulai dari dermaga Eminonu. Untuk mencapai pelabuhan ini, aku harus menaiki metro hingga stasiun Topkapi. Kemudian dilanjutkan dengan menaiki tram hingga tiba di Eminonu.

21/08/19

Journey to Turkey

ITINERARY 5

D. Komunikasi
Komunikasi merupakan hal yang sangat vital bagi kami. Kami dapat mengabarkan keberadaan kami pada keluarga dan teman-teman di tanah air. Kami juga butuh akses internet selama dalam perjalanan. Selain untuk mengirim foto-foto selfie kami, yang utama adalah akses internet dibutuhkan sebagai petunjuk arah, lokasi dan informasi penting lainnya yang dibutuhkan. Atas nama penghematan, aku merencanakan untuk membeli satu nomor telepon Turki beserta paket datanya untuk dipakai bersama-sama.

20/08/19

Journey to Turkey

ITINERARY 4

C. Transportasi



Jenis transportasi yang aku gunakan selama perjalanan ke Turki adalah pesawat, bis damri, biskota, bis antar kota, dolmus atau angkot, taksi, metro dan kereta api lokal. Untuk pesawat tentu saja transportasi ini yang mengantarkanku dari Jakarta ke Turki, begitu juga sebaliknya. Bis damri aku gunakan ketika kembali ke Indonesia, yaitu dari bandara Soekarno Hatta ke pool damri Botani Square Bogor. Ketika akan berangkat, aku diantar suami ke bandara Soekarno Hatta.

19/08/19

Journey to Turkey

ITINERARY 3




B. Penginapan
Menurutku, mencari penginapan merupakan hal yang sulit. Terkadang tidak sesuai antara foto yang dipromosikan dengan kenyataannya. Poin ini merupakan bagian yang cukup alot yang kami diskusikan di grup, belum lagi beberapa diantara penginapan yang ingin kami pesan menggunakan kurs mata uang asing seperti dolar Amerika dan Euro dan pembayarannya pun menggunakan kartu visa atau kartu kredit. 

Ketika aku mulai sibuk mencari info hotel dan apartemen, suamiku mengusulkan agar mampir ke kantor cabangnya di Turki. Dia berjanji akan meminta ijin kantor agar kami bisa menginap di apartemen kantornya selama di Istanbul. Tentu saja aku senang mendengarnya. Lumayan buat menghemat pengeluaran. Selain itu tentunya aku akan sangat senang bila bertemu dengan orang-orang sebangsa dan setanah air di tempat yang nun jauh dari tanah kelahiran kita sendiri.

18/08/19

Journey to Turkey

ITINERARY 2




Berikut adalah informasi yang aku masukkan dalam itinerary.

A. Destinasi
Yang pertama-tama aku lakukan dalam membuat itinerary adalah menentukan destinasi, yaitu Turki. Perjalanan dari Jakarta ke Turki hingga kembali ke Jakarta lagi yaitu selama 11 hari. Dalam waktu 11 hari tersebut aku harus teliti dalam menyusun itinerary. Aku berencana akan mengelilingi Turki dan singgah di beberapa kota yang mempunyai tempat wisata yang sudah banyak dikenal orang.

17/08/19

Journey to Turkey

ITINERARY 1




Tiket pp Jakarta-Istanbul sudah di tangan. Langkah selanjutnya adalah menyusun itinerary. Apakah yang dimaksud dengan itinerary? Itinerary adalah sebuah catatan rincian perjalanan yang dibuat untuk mempermudah kita dalam menjalani liburan sehingga perjalanan kita akan berjalan lebih efisien, efektif dan tertata runut. Catatan tersebut mencakup beberapa item seperti jadwal harian, destinasi, akomodasi, transportasi hingga budget untuk belanja oleh-oleh. Jadi itinerary merupakan daftar kegiatan beserta estimasi budget yang akan dikeluarkan pada saat traveling.

16/08/19

Journey to Turkey

LET'S GO TRAVELING, PALS 


Sebelum membeli tiket pesawat, aku mengecek masa berlaku paspor. Pasporku berakhir pada tanggal 17 Oktober 2021. Masih lama waktunya. Jika masa berlakunya kurang dari enam bulan maka aku harus segera mengganti agar tidak menimbulkan hal-hal yang bakal merusak waktu liburan, misalnya saja tertahan saat check in di bandara dan di imigrasi, dan lebih parahnya lagi bisa di deportasi, disuruh kembali ke Indonesia sebelum sempat menikmati liburan di Turki.

15/08/19

Journey to Turkey

IT'S SUMMER TIME 


Kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Turki? Banyak yang menyarankan untuk berangkat pada saat musim dingin yaitu sekitar bulan Desember – Maret. Pada saat tersebut tidak banyak wisatawan yang mengunjungi Turki selain itu pula sekitar akhir Februari-awal Maret bunga tulip sedang bermekaran. Saat itu adalah low season. Bukan pada saat liburan akhir tahun atau liburan pertengahan tahun. Menurutku waktu yang tepat tergantung pada masing-masing individu. Bagi pekerja kantoran, bisa mengambil cuti pada saat low season, yaitu bulan Desember – Maret. Tapi bagi seorang guru seperti aku ini, tidak bisa mengambil cuti liburan. Liburannya bersamaan dengan liburan sekolah yaitu minggu terakhir di bulan Desember hingga awal Januari dan libur akhir Juni hingga pertengahan Juli, yaitu saat musim panas di Turki. Saat itu termasuk high season karena banyak wisatawan yang juga berlibur ke Turki dan kemungkinan biaya transportasi lokal dan beberapa tempat wisata juga ikut naik harganya. Jarang perusahaan travel di Indonesia yang mengadakan perjalanan pada saat high season dengan alasan budgetnya tinggi dan peminatnya pun tidak banyak.